APJATI Pastikan SDM TKI Berkualitas

Sumber foto dari http://poskotanews.com/2016/11/26/setiap-bulan-10-ribu-tki-ilegal-berangkar-ke-luar-negeri/

Sumber foto dari: poskotanews.com

Indonesiantoday: Humas Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Ir T. Bazatogu Hia memastikan SDM Indonesia memiliki Skill yang boleh diandalkan untuk bersaing dengan tenaga kerja asing dari negara lainnya.

Menurutnya, saat ini tenaga kerja Indonesia tersebar di Asia Pasifik dan Timur Tengah, diantara segmen pekerjaan yang ditekuni adalah manufacture, pertanian konstruksi dan tatalaksana rumah tangga. Dan semua SDM tersebut diberangkatkan setelah mendapatkan berbagai pelatihan sesuai dengan standard yang berlaku.

“Fakta ini membuktikan tingginya kepercayaan kepada TKI kita untuk menjalankan bidang-bidang usaha tersebut, di Malaysia kesamaan culture menjadi faktor pendukung banyaknya tenaga kerja kita, hanya saja pihak-pihak yang illegal ini belum sepenuhnya dapat diatasi sehingga merusak sistem yang telah dibangun pemerintah,” ungkap Baza dalam forum APJATI bersama User di Kuala Lumpur 9 Maret 2017 lalu.

Pihaknya sangat mendukung usaha pemerintah untuk menindak keras pihak-pihak yang melakukan penyelewengan dalam suplay tenaga kerja Indonesia untuk memastikan keselamatan tenaga kerja Indonesia saat bekerja jauh dari tanah air.

Sekretaris umum APJATi menambahkan, forum-forum yang diselenggarakan APJATI bersama user selalunya mendapat respon positif dari pemerintah maupun user. Usaha ini dapat dijadikan satu motivasi bagi PPTKIS di Indonesia dalam melakukan proses seleksi kepada SDM tenaga kerja Indonesia.

“Forum ini menjadi satu sarana sekaligus usaha APJATI untuk menjalin hubungan lebih baik lagi antara User dan PPTKIS agar dapat menyediakan SDM tenaga kerja Indonesia yang berkualitas dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain, sehingga tenaga kerja kita dapat bekerja dengan selamat berbekalkan skill yang baik,” ungkap Kausar.

Masalah TKI ilegal yang masih menjadi masalah besar bagi pemerintah Indonesia. Hingga saat ini Pemerintah terus memerangi masalah penempatan tenaga kerja ilegal yang pergerakannya sangat menggangu sistem yang telah dibangun oleh pemerintah, bahkan menimbulkan masalah kriminal yang mengorbankan TKI itu sendiri.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BPN2TKI) yang ikut serta dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan, baru-baru ini pihaknya telah membekukan sebanyak 45 Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) terkait pelanggaran prosedur pengiriman tenaga kerja Indonesia, black list juga diberikan oleh pemerintah kepada negara yang cacat secara administasi dalam proses perekrutan TKI.

“Jika ada perusahaan yang terbukti merekrut tenaga kerja secara illegal, maka pemerintah akan mencoret perusahaan tersebut demikian juga perusahaan penyalur TKI. Hal ini dilakukan untuk memastikan prosedur pengiriman TKI sudah dijalankan sesuai aturan yang berlaku

PPTKIS adalah badan hukum yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan TKI di Luar negeri.

Partisipasi APJATI  yang aktif diharapkan menjadi salah satu usaha untuk menyediakan tenaga kerja Indonesia yang dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lainnya.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top