Disangka Program TV Reality Show 2 Wanita Habisi Nyawa Seorang Pria

Status Hukum Siti Aisyah

Sumber foto: republika.co.id

Indonesiantoday: Kuala Lumpur – SA adalah wanita asal Serang Banten yang kerap menerima tawaran program siaran reality show di televisi. Tanpa curiga pada Ferbruari 2017 lalu SA menerima sebuah tawaran yang mengaku reality show dengan bayaran sebanyak 1,2 Juta Rupiah untuk adegan yang ditawarkan.

1 Maret 2017 di Kuala Lumpur, adegan yang diperagakan SA adalah dengan menyemprotkan sejenis cairan ke wajah seorang pria di bandar udara KLIA2. Beberapa saat setelah SA melakukan adegan tersebut korban ber-inisial KJN terus tumbang ditempat kejadian. Berdasarkan informasi petugas bandara korban meninggal ketika dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat.

Menurutnya ada satu lagi wanita berambut kuning yang melakukan adegan penyemprotan ke wajah korban dari pengakuan si korban sebelum tumbang di counter informasi bandara. Peristiwa ini akhirnya menyeret kedua wanita ini ke kantor polisi. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur telah memberikan pembelaan hukum terhadap SA. Sebagai WNI KBRI berhak memberikan pembelaan hukum terhadap SA. Hal tersebut disampaikan Andreono Erwin Wakil Duta Besar KBRI Kuala Lumpur.

“Kami mewakili pemerintah Indonesia hadir pada sidang pertama SA untuk mendampingi terdakwa yang diduga sebagai pelaku pembunuhan warga negara korea utara pada 13 februari 2017 lalu,” ungkap Andreono usai menghadiri sidang dakwaan SA di Mahkamah Majistret Sepang.

Sidang pertama yang berlangsung hari ini dijalankan dengan agenda tunggal yaitu pembacaan tuntutan terhadap Sa, dari penjara Cyber Jaya SA dikawal petugas hadir di pengadilan sepang bersama satu tersangka lainnya. sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 13 April di pengadilan sepang. Proses persidangan SA berlangsung tertutup. Tidak ada awak media yang dibenarkan masuk ke lokasi persidangan kecuali menunggu di luar pagar pengadilan.

Usai persidangan SA dengan mengenakan baju anti peluru dan tangan diborgol keluar bersama satu tersangka lainnya Doan Thi Huong warga negara vietnam. Kedua tersangka keluar ruang sidang dengan pengawalan ketat petugas untuk dipindahkan kepenjara wanita kajang Selangor Malaysia.

Belajar dari Kasus SA Waspada Dengan Adegan Reality Show.

1. Pastikan keselamatan diri dari pelanggaran hukum Jika ingin menerima tawaran reality show pastikan program tersebut dari televisi mana dan siapa tim yang terlibat untuk show.

2. Pastikan peralatan yang diperagakan dalam adegan bukan benda yang berbahaya. Sebelum adegan dilakukan pastikan peralatan yang digunakan bukan benda yang berbahaya. Lakukan uji coba terhadap peralatan yang akan digunakan untuk program siaran tv tersebut untuk memastikan peralatan atau benda yang digunakan bukan benda yang berbahaya.

3. Jangan terbujuk dengan uang. Tawaran uang dengan nilai tinggi selalunya akan menggiurkan, namun jangan dulu tergoda sebelum dipastikan adegan tersebut tidak membahayakan nyawa seseorang.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top