KJRI JB Pastikan SDM TKI Milik APJATI Berkualitas

TKI APJATI

29 Maret 2017 Asosiasi Perusahaan Tenaga Kerja Indonesia APJATI kembali menggelar meeting forum dengan sejumlah mitra pengguna jasa tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Meeting yang difasilitasi oleh KJRI Johor Bahru ini dihadiri oleh sejumlah perusahaan bidang konstruksi, perkebunan, peternakan, dan cleaning service pengguna jasa TKI di Malaysia.

Humas Apjati Bazatogu Hia, menjelaskan sebanyak 45 User dan Sekitar 35 Perusahaan Penyedia Tenaga Kerja Indonesia PPTKIS dari Indonesia ikut hadir dalam kegiatan yang diresmikan langsung oleh Konjend RI Johor Bahru Bapak Haris Nugroho.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan hubungan APJATI dengan pengguna jasa tenaga kerja Indonesia, dan memastikan TKI yang bekerja di Malaysia dijamin keselamatannya oleh user pengguna jasa TKI di Malaysia,” ungkap Bazatogu Hia di KJRI JB.

Ketua umum APJATI Ayub Basalamah menyampaikan dalam pertemuan ini diharapkan selain menguatkan kerjasama PPTKIS dan user di Malaysia juga ditekankan peningkatan penempatan TKI di berbagai sektor termasuk meningkatkan perlindungan TKI.

“Perlindungan TKI adalah prioritas, selain itu kami berharap agar pengurusan endorsed visa TKI ditanggung user sesuai dengan sistem yang diterapkan Oleh Kerajaan Malaysia,” ungkapnya.

Malaysia menerapkan Proses Imigration Security Clearence (ISC) dengan metode Bestinet FWCMS. APJATI meminta agar biaya endorsed visa pekerja ditanggung user dan berharap kedua negara membahas ulang persoalan ini dalam Joint Working Grup (JWG).

Konjend Johor Bahru Haris Nugroho dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa KJRI JB mendorong dan mendukung penempatan TKI di Malaysia khususnya di wilayah kerja KJRI JB. Untuk itu pihaknya berharap agar PPTKIS memastikan keselamatan dan kualitas SDM TKI.

“Diharapkan PPTKIS dapat meningkatkan kualitas SDM TKI sebelum berangkat ke Malaysia dan pastikan user memberikan keselamatan kerja, tunjangan kerja, asuransi, dan memudahkan prosedur pengiriman TKI,” ungkapnya.

Sejauh ini proses Job Order di Konsulat JB dapat diselesaikan dengan cepat sehingga PPTKIS dapat melengkapi persyaratan dengan cepat. Untuk itu KJRI meminta kepada user agar hak TKI dapat dipenuhi sebaik mungkin mengingat kesempatan kerja di Malaysia masih sangat besar. “Persamaan culture Indonesia dan Malaysia menjadi nilai tambah bagi user untuk menggunakan jasa TKI,” pungkasnya.

Menurut rencana APJATI kedepan juga akan melakukan kordinasi serupa di wilayah Sabah, Serawak, Brunai, Timur Tengah dan Eropa. Hal ini guna memastikan kordinasi APJATI dengan user lebih baik lagi dalam menyediakan kebutuhan SDM TKI.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top