Pagelaran Wayang Kulit Hadir di KAUST Arab Saudi

IDNToday

Indonesiantoday: Liputan Thuwal – Winter Enrichment Program (WEP) merupakan acara tahunan King Abdullah University of Science and Technology KAUST  untuk pelajar S2-S3, peneliti, professor, dan staff beserta keluarganya. Tahun 2017 Indonesia menghadirkan pertunjukan “Wayang Kulit” sebagai pilihan.

Pagelaran Wayang Kulit dengan lakon pewayangan ramayana berhasil tampil memukau penonton dalam acara penutupan WEP 2017 januari lalu. Gerakan wayang kulit Ramayana yang menggambarkan pahlwan penyelamat rakyat jelata mendapat tepukan ramai penonton yang hadir dari berbagai latar belakang negara.

Semenjak 2003, Wayang Kulit telah dilestarikan UNESCO sebagai Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity. Tim Wayang yang langsung didatangkan dari Museum Sonobudoyo Yogyakarta.

Direktur Museum Ibu Nanik Riharyani yang memimpin rombongan pewayangan menyampaikan rasa bangganya untuk kesempatan yang diberikan. Menurutnya, wayang adalah warisan Indonesia yang perlu dilestarikan sebagai kekayaan budaya Indonesia.

“Menjadi kebanggaan kami dapat tampil dalam pertunjukan ini. Untuk itu kami sengaja hadirkan pemain terbaik, mulai dari dalang, pemusik, sinden dan tim lainnya merupakan pemain pilihan,” ungkap Nanik.

Selain penampilan seni dan budaya WEP 2017 juga menampilkan 70 acara lainnya, dan termasuk juga kategori akademik, keterampilan, kewirausahaan, dan rekreasi. Sejumlah tokoh dari berbagai negara ikut meramikan WEP.

Kaustina sebagai komunitas Indonesia di KAUST menyebutkan, selain penampilan wayang juga hadir sejumlah tokoh besar lainnya dari berbagai negara yang menampilkan karya mereka, seperti Rob Lloyd CEO Hyperloop, perusahaan yang menawarkan proyek kereta berkecepatan pesawat terbang, mantan direktur NASA, Prof. Ed Stone, yang memimpin pengiriman voyager I dan II yang merupakan perjalanan terjauh manusia hingga ke Neptunus.

“Kami harus menyampaikan terimakasih kepada KBRI Riyadh, Atdikbud KBRI Riyadh, KJRI Jeddah, beserta para sukarelawan yang dipimpin oleh Dr. Arief Yudhanto, berharap kebudayaan Indonesia dapat terus dipromosikan keseluruh penjuru dunia,” tutupnya.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top