Pentingnya Siapkan Mental Anak Ketika Pindah Negara

Diaspora Indonesia

Sumber foto: Diaspora Indonesia

Indonesiantoday: Lexington – Jauh dari kampung halaman selalu memerlukan waktu untuk beradaptasi, apalagi jika harus berpindah negara. Bukan saja beradaptasi dengan suku, dan kebudayaan negara yang dituju, tetapi juga harus beradaptasi dengan perbedaan keyakinan, cuaca serta makanan.

Ndaru Prapti WNI asal Sumatera Barat yang menetap di kota Lexington Kentucky Amerika Serikat mengaku perlukan waktu untuk beradaptasi khususnya bagi anak-anaknya. Menurut pengakuannya, hal serupa juga dialami teman-temannya yang hampir 30 tahun menetap di Lexington.

“Dulunya yang paling berat itu adalah home sick dan makanan, lidah Asian sangat berbeda dengan western. Yang kami fokuskan adalah adaptasi untuk memberikan rasa nyaman anak di sekolah,” ungkap wanita yang sedang belajar Master Kids Education di Kentucky University ini.

Dijelaskannya, untuk keperluan makan khas Indonesia masih tertolong dengan adanya Asian Market. Meski harganya selangit dibandingkan dengan di Indonesia, namun sudah menyesuaikan dengan standard penghasilan hidup layak di Amerika.

Hal senada juga dialami Amelia di Kota Arizona Amerika Serikat, wanita yang sudah tinggal di Arizona hampir 12 tahun ini mengaku memerlukan waktu yang cukup lama untuk memberikan rasa aman kepada anaknya di lingkungan baru.

Dalam Waktu satu tahun Amelia mengaku putrinya sempat tiga kali berpindah sekolah, menurutnya untuk akademis anak, Indonesia tidak kalah bersaing dengan anak di Arizona. Perbedaan culture negara sangat mempengaruhi kemampuan anak untuk beradaptasi dengan teman sebayanya di sekolah.

“Tahun-tahun pertama memang sangat sulit, anak saya hampir tidak bisa ditinggal di sekolah, sampai akhirnya harus pindah sekolah karena rewel setiap berangkat sekolah. Alhamdulillah di tahun kedua kemampuan adaptasinya mulai baik. Bahkan saya sempat datang ke psikolog untuk memastikan kemampuan adaptasi anak saya secara psikologis,” ungkap wanita asal bandung ini.

4 Tips Efektif Ciptakan Kenyamanan Pada Anak Saat Harus Pindah Negara:

1. Bersikap Ramah

Contohkan kepada anak untuk bersikap ramah dengan siapapun bertemu. Senyuman akan memberikan rasa nyaman dengan siapapun anda berhadapan. Pastikan memberikan energi positif dengan kehadiran anda di lingkungan baru. Dengan demikian suasana yang baik akan tercipta dan memberikan pengaruh dengan lingkungan tersebut.

2. Kenali Adat dan Budaya

Seperti pepatah katakan, “tak kenal maka tak sayang” culture setiap daerah di Indonesia saja sudah sangat berbeda, apalagi ketika berada di negara yang berbeda. Orang tua berperan sangat penting untuk memberikan pemahaman jauh-jauh hari sebelum pindah negara dilakukan. Sehingga anak dapat mempersiapkan dirinya sedini mungkin dengan perbedaan yang akan dihadapi ketika sampai di negara tujuan.

3. Bersifat Fleksibel

Pastikan tidak perlu terlalu kaku dengan prinsip. Sebut saja soal keyakinan, selama tidak melanggar norma agama yang diyakini tidak perlu menunjukkan apatis terhdap perbedan yang dilihat. Orang tua harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk putra-putrinya untuk menghadapi perbedaan keyakinan di negara tujuan, biasanya si anak akan ikut cara orang tua untuk beradaptasi dengan lingkungan sosial barunya.

4. Rasa Ingin Tahu

Berpindah negara pastinya akan menghadapi banyak perbedaan, biasakan untuk bertanya agar tidak terjadi kesalahan dalam bertindak. Adat dan kebiasaan yang berbeda pada suatu negara pastinya juga diikui dengan peraturan yang berbeda, ajarkan kepada anak untuk rajin bertanya agar tidak terjadi kesalahan.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top