Srikandi Indonesia Mengajar Bahasa Indonesia di Washington

Srikandi Indonesia Mengajar Bahasa Indonesia di Washington

Indonesiantoday: Washington Dc – Indonesia perlu bangga dengan Srikandi Indonesia di Amerika, meski jauh dari tanah air tapi mereka tidak menghilangkan citra Indonesia dalam keseharian nya. Banyak prestasi yang mereka raih selalu menyertakan unsur Indonesia dalam karyanya. Demikian disampaikan Prof. Dr. Ismunandar Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington Dc.

Dijelaskannya, baru-baru ini diselenggarakan lokakarya pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing di KBRI Washington DC. Lebih dari 12 dosen dari universitas pantai barat dan timur AS.

“Mereka memberikan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah diplomat dan perwira AS (FIS), serta diaspora Indonesia di AS, diantaranya juga ada yang menjadi Dosen bahasa Indonesia,” jelas Ismunandar kepada indonesiantoday.id 22 April 2017.

Menurutnya, awal April lalu telah diselenggarakan lomba debat Bahasa Indonesia bagi penutur asing. Srikandi Indonesia dilibatkan sebagai juri dalam pertandingan ini. Mengagumkan menyaksikan mahasiswa-mahasiswa dari berbagai universitas di AS (dari UCLA, Cornel, Yale, Harvard, UPenn, NIU, UW).

Bahasa Indonesia di Washington
Peserta lomba debat Bahasa Indonesia bagi Mahasiswa AS (Foto: ristekdikti.go.id)

Desiana Pauli Sandjaja adalah salah satu Srikandi Indonesia yang berhasil menjadi Senior Lecture di University of Washington Seatle, wanita ini sekaligus sebagai Southeast Asian Program Coordinator.

“Kemampuan Bahasa Indonesia dibagi dalam 3 level, elementary, intermediate, dan advanced. Saya berharap mudah mudahan ke depannya peminat yang ingin belajar Bahasa Indonesia semakin bertambah,” ungkapnya wanita yang pernah kuliah di Atmajaya ini.

Lebih lanjut dijelaskannya, pengajaran Bahasa Indonesia mulai berdiri pada tahun 1991, selalunya tatap muka dilakukan lima kali dalam seminggu untuk tahun pertama dan kedua.

“Untuk tahun ketiga, kelas hari pertama itu pelajar akan saya minta bergiliran memimpin diskusi koran atau diskusi Bahasa Indonesia yang mereka pimpin sendiri, ada juga show anchor dengan menampilkan kemampuan Bahasa Indonesia mereka layaknya seorang penyiar,” ungkapnya lebih lanjut.

Dosen yang menganggap Ibu Kartini sebagai salah seorang sumber inspirasi nya ini bercerita bahwa tidak saja Bahasa Indonesia yang diajarkan kepada pelajar nya, tetapi juga menyisipkan pengetahuan tentang budaya dalam berbagai bentuk. Ia menyayangkan berbagai cuplikan video tentang Indonesia sampai mempertunjukkan barang-barang seni seperti wayang dan batik.

Selain Desiana masih banyak lagi Srikandi Indonesia yang patut menjadi kebanggaan. Terbukti sangat banyak cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top