Ikatan Guru Bahasa Indonesia Promosikan Budaya Indonesia di Amerika

Ikatan Guru Bahasa Indonesia Promosikan Budaya Indonesia di Amerika

Indonesiantoday: Amerika – Pasca mengikuti lokakarya Bahasa Indonesia di Washington, guru Bahasa Indonesia di Amerika yang tergabung dalam Consortium for the Teaching of Indonesian (COTI) mendapat banyak respon untuk membuka kelas Bahasa di sejumlah tempat. Demikian disampaikan Desiana Pauli Sandjaja kepada indonesiantoday.id 26 April 2017.

Menurutnya, lokakarya ini sangat penting dilakukan secara berkala sehingga dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. Tidak saja pengajar Bahasa Indonesia tetapi juga kepada komunitas Indonesia yang membuka kelas bahasa non Universitas di berbagai tempat di Amerika.

“Pengajaran Bahasa Indonesia ini sangat besar peranannya dalam memperkenalkan Indonesia dengan kekayaan kebudayaannya untuk masyarakat luas di Amerika,” pungkas wanita alumni Guna yang juga sebagai Dosen Bahasa Indonesia di University of Washington-Seattle.

Menurutnya, sejak lama COTI memang secara rutin mengadakan pertemuan untuk meningkatkan kinerja tenaga pengajar dan sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing. Anggota COTI tersebar di berbagai Universitas Amerika yang menawarkan Bahasa Indonesia sebagai subjek Bahasa pilihan di kampus mereka.

“Tenaga pengajar resmi biasanya berasal dari universitas maupun instansi pemerintah yang membuka kelas untuk calon diplomat yang akan bertugas di Indonesia. Selain kampus, masyarakat umum yang bukan bagian dari COTI juga banyak yang membuka kelas Bahasa Indonesia,” pungkasnya.

Berita sebelumnya: Srikandi Indonesia Mengajar Bahasa Indonesia di Washington.

Ditambahkannya, lokakarya ini efektif untuk menyamakan konsep pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing di Amerika. Untuk kelas Bahasa biasanya kami akan kelompokkan dalam tiga level; basic, intermediate dan advanced.

Dengan suksesnya lokakarya Bahasa Indonesia April 2017 ini, organisasi COTI di Amerika semakin memberikan peranan dalam pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. COTI juga berupaya untuk merangkul dan melibatkan mahasiswa Indonesia untuk memberikan pengajaran Bahasa Indonesia. Diharapkan, kegiatan pengajaran Bahasa Indonesia di Amerika terus mendapat dukungan dari banyak pihak.

“KBRI dan Konsulat di Amerika selalu menawarkan kelas Bahasa Indonesia dengan melibatkan para relawan sebagai pengajar. Selain itu ada juga yayasan Rumah Indonesia yang dibangun oleh masyarakat Indonesia. Pada 2016 lalu kami juga merintis Rumah Indonesia di Washington State. hingga saat ini saya terlibat untuk melatih relawan pengajarnya,” ungkap wanita yang akrab disapa Pauli ini.

Sementara itu Nadi Guna Khairi Ketua Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Permias) di Amerika membenarkan tentang kehadiran kelas-kelas Bahasa Indonesia di Amerika non Universiti. Komunitas Akar adalah salah satu contoh komunitas yang aktif mengajar Bahasa Indonesia untuk anak-anak keturunan Indonesia di Washington.

“Biasanya yang ngajar kelas bahasa adalah mahasiswa, dan murid-muridnya juga anak keturunan Indonesia yang lahir di Amerika,” jelasnya.

Selain di Washington, komunitas mahasiswa Indonesia di Arizona Universty juga melakukan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia untuk anak-anak keturunan Indonesia di Arizona. Kegiatan ini sangat efektif sebagai jalan menumbuhkan rasa Indonesian mereka meskipun lahir di Amerika. Selain itu juga, pengajaran ini juga sebagai ajang dalam mempromosikan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat asing.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top