Gugus Depan Luar Negeri Sebagai Sarana Membangun Karakter Anak Bangsa

Gugus Depan Luar Negeri

Indonesiantoday: Johor Bahru – Setiap WNI harus menjadi Duta untuk Indonesia meskipun berada jauh dari tanah air, demikian disampaikan Wakil Kwarnas Bidang Bina Muda Prof. Dr. S. Budi. menurutnya, pendidikan pramuka dimaknai sebagai pendidikan untuk menanamkan penghargaan kehormatan diri.

Kehadiran Gugus Depan luar negeri sekaligus menjadi pencitraan karakter bangsa Indonesia dengan semangat Nasionalisme nya.

“Alasan ini menjadi dasar untuk mendesain pendidikan kepramukaan sebagai kegiatan yang menyenangkan yang melekat dan bermakna hingga dewasa, sehingga karakter nasionalisme WNI akan wujud meskipun berada jauh dari tanah air,” ungkap Kak Budi dalam sambutannya usai pengukuhan Gudep 001/002 KJRI Johor Bahru 30/4/2017 kepada indonesiantoday.id.

“Kegiatan pendidikan pramuka dibangun berdasarkan persaudaraan, dasar ini sekaligus menjadi jalan menuju kesuksesan bagi anak-anak Indonesia di masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu Konjen Johor Bahru Kak Haris Nugroho secara resmi juga mengukuhkan KJRI Johor Bahru sebagai pangkalan Gudep 001/002. Usai dilantik sebagai Kamabigus Kak Haris menjelaskan, kehadiran Pramuka di Johor Bahru diharapkan akan menjadi kegiatan pendidikan non formal yang akan menguatkan rasa kebangsaan WNI di Johor Bahru.

Gugus Depan Luar Negeri
Proses Pengukuhan Gugus Depan KJRI Johor Bahru Malaysia. Dokumentasi indonesiantoday.id

Usai Pengukuhan Gudep, Prof. Dr. Suyatno selaku Kapusdiklatnas kegiatan kepanduan Indonesia secara simbolik juga membuka kegiatan Pelatihan Pembina Pramuka Mahir Dasar (KMD). Dijelaskannya, pelatihan pembina adalah bagian penting dalam Gugus Depan untuk mencetak pelatih yang resmi sebagai pembina.

“Pelatihan KMD ini diikuti oleh 21 peserta yang terdiri dari unsur guru. Kehadiran Gugus Depan luar negeri adalah salah satu sarana membangkitkan rasa kebangsaan, sehingga pelatihan pembina menjadi sangat penting untuk mempersiapkan para pembina pramuka yang berkompetensi, berharap calon pembina dapat amanah dalam mengemban tugas ,”Jelas Kak Yatno.

Disampaikannya, pelatihan pembina sangat penting untuk mencetak pembina yang berkualitas dalam menjalankan tugas sebagai pelatih kegiatan pramuka sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Kwarnas.

Pelatihan akan berlangsung 30 april hingga 07 Mei 2017. Dengan diresmikannya Gudep di Wilayah KJRI Johor Bahru, akan menguatkan dua Gugus Depan lainnya di Malaysia, yaitu Gudep KBRI Kuala Lumpur dan Gudep KJRI kota Kinabalu.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top