Pentingnya Pemanfaatan Teknologi Untuk Pemantauan Cuaca

Teknologi Untuk Pemantauan Cuaca
Sumber foto: nasa.gov

Indonesiantoday: Kyoto – Cuaca panas, dingin dan hujan akan mempengaruhi kehidupan manusia. Alasan ini yang menjadikan negara maju seperti Jepang sangat membutuhkan teknologi pemantauan cuaca. Jika informasi prakiraan cuaca mengatakan esok akan turun hujan, masyarakat sudah terbiasa untuk menyiapkan payung saat keluar rumah meskipun belum ada tanda-tanda hujan akan turun.

Hujan dengan intensitas sangat tinggi akan memberikan dampak dalam kehidupan masyarakat. Curah hujan yang tinggi misalnya, keadaan terburuk akan menyebabkan banjir, air bah dan longsor. Demikian pula dengan cuaca panas, keadaan panas yang sangat tinggi dapat menjadi penyebab kebakaran hutan yang tak berkesudahan.

Jepang baru saja meluncurkan satellite cuaca Himawari-8. Satellite ini dapat memantau pertumbuhan dan pergerakan awan dengan resolusi jarak dan waktu yang sangat baik. Satellite yang canggih ini, sangat memudahkan pakar cuaca dalam memberikan layanan informasi terkini prakiraan cuaca dengan jangkauan wilayah yang luas.

Demikian pentingnya kehadiran teknologi untuk memastikan keadaan cuaca terkini di setiap negara. Jepang merupakan salah satu negara maju yang bisa dijadikan contoh dalam menyelesaikan masalah yang muncul sebagai akibat dari perubahan cuaca. Dengan teknologi yang canggih, prediksi curah hujan dapat disampaikan kepada masyarakat agar lebih sigap dalam menyiasati terjadinya bencana akibat perubahan iklim.

Alasan Pentingnya Penggunaan Teknologi Pantauan Cuaca

1. Menyiasati perubahan iklim: Melalui teknologi pantauan cuaca, kepedulian terhadap perubahan iklim dapat ditingkatkan. Perubahan iklim selalu menjadi penyebab terjadinya cuaca ekstrim. Hujan es yang baru saja terjadi di Bandung, Indonesia merupakan contoh perubahan iklim yang menyebabkan timbulnya cuaca ekstrim. Begitu juga dengan bencana banjir, longsor dan air bah yang selalu menelan korban jiwa. Ketika masyarakat membiasakan diri untuk meng-update informasi cuaca melalui teknologi pantauan cuaca, tentunya masalah bencana akibat cuaca ekstrim akan dapat diatasi sedini mungkin.

2. Prediksi cuaca terkini: Sebelum teknologi pemantauan cuaca tersedia, panca indra dan pengalaman pribadi menjadi alat yang paling jitu untuk memprediksi cuaca. Saat mata melihat awan hitam dan telinga mendengar suara petir, maka pertanda akan turun hujan. Setelah abad ke 20, perkembangan teknologi menghadirkan radar cuaca untuk mendeteksi keadaan cuaca lebih cepat. Radar cuaca telah memudahkan ahli meteorologi dapat memprediksi kemungkinan terjadinya hujan besar pada suatu wilayah dengan melihat pergerakan dari hujan tersebut.

Mendapatkan informasi akurat: Cuaca yang selalu berubah dalam waktu yang singkat mengakibatkan sulitnya memprediksi cuaca menggunakan indra manusia. Situasi ini yang menjadikan alasan pentingnya kehadiran teknologi pemantauan cuaca di setiap negara. Seperti Indonesia dengan wilayah yang luas, penggunaan teknologi pemantauan cuaca akan sangat membantu untuk menyiasati dampak curah hujan yang tinggi. Badan Meteorologi, klimatologi dan geofisika memasang sejumlah radar untuk memantau perkembangan cuaca dari waktu ke waktu.

Penulis adalah staff peneliti di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional yang sedang menyelesaikan pendidikan Doctor di Disaster Prevention Research Instiute, Universitas Kyoto Jepang.
Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top