3000 Anak Indonesia di Serawak Perlukan Layanan Pendidikan

3000 Anak Indonesia di Serawak Perlukan Layanan Pendidikan

Indonesiantoday: Serawak – Hingga saat ini jumlah guru yang akan mengabdi untuk memberikan layanan pendidikan untuk anak Indonesia di Community Learning Center (CLC) Serawak sebanyak 32 guru. Direncanakan 17 guru lainnya akan sampai di Serawak Agustus mendatang. Hal tersebut disampaikan Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto usai serah terima 15 guru baru oleh Ditjen GTK Kemendikbud.

“Setelah melewati proses panjang dengan pemerintah Malaysia selama dua tahun terakhir saat ini 16 CLC telah berhasil kami legalkan. Pemerintah akan terus berupaya memberikan fasilitas pendidikan terbaik untuk anak Indonesia dengan mengirimkan guru profesional berpengalaman,” ungkap Atdikbud saat dihubungi indonesiantoday.id 6/5/17.

Hari ini 15 guru tersebut resmi ditempatkan di dua lokasi di CLC wilayah Serawak. Masing-masing CLC akan ditugaskan 2 orang guru bina. Tiga lokasi tersebut diantaranya, Miri bintalu dan Mukah. Diharapkan guru yang bertugas dapat bersinergi dengan baik bersama guru lokal yang selama ini telah memberikan layanan pendidikan secara sukarela untuk anak Indonesia di lokasi perkebunan sawit yang mempekerjakan WNI.

3000 Anak Indonesia di Serawak Perlukan Layanan Pendidikan
Prof. Ari Purbayanto Atdikbud KBRI Kuala Lumpur dan Jahar Gultom Konjen KJRI Kuching bersama para siswa di Serawak.

Jahar Gultom Konjen KJRI Kuching menjelaskan, saat ini di wilayah kerjanya jumlah anak Indonesia yang berhak mendapatkan pendidikan mencapai sekitar 3000 anak. Direncanakan persiapan CLC lainnya akan terus

“Dengan dikirimnya guru resmi dari Kemendikbud, anak Indonesia di Serawak dapat menerima layanan pendidikan sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan pemerintah, saat ini siswa masih menerima pendidikan dasar, kedepan akan diupayakan hingga tingkat SLTP dan SLTA,” ungkap Jahar lebih lanjut.

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan KUAI KBRI Kuala Lumpur Andreano Erwin ikut serta mendampingi penempatan 15 guru baru ke dua lokasi CLC. KUAI menyampaikan apresiasi nya kepada semua pihak sehingga mewujudnya layanan pendidikan untuk anak Indonesia di wilayah perbatasan.

“Layanan pendidikan merupakan tanggungjawab negara kepada rakyat, untuk itu pemerintah akan terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik untuk seluruh WNI meskipun berada jauh dari tanah air,” tutup Erwin di lokasi penempatan 15 guru baru di Serawak.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top