Menyusuri Fakta Peninggalan Sejarah Indonesia di Belanda

Sejarah Indonesia di Belanda

Indonesiantoday: Belanda – Selama 350 tahun Indonesia hidup dalam jajahan Belanda. Kekayaan rempah-rempah Indonesia konon menjadi alasan kuat bertahannya Belanda membangun kekuatan politiknya selama ratusan tahun lamanya.

Dalam rentang waktu yang begitu lama membangun kekuasaannya di Indonesia, sangatlah wajar apabila Belanda memiliki rasa memiliki yang sangat tinggi akan Indonesia. 2016 lalu pemerintah belanda telah menyerahkan keris peninggalan kerajaan Indonesia kepada Presiden Joko Widodo.

Pemerintah Belanda telah menutup museum nusantara di kota Delft, Belanda yang selama ini menyimpan sangat banyak bukti-bukti sejarah yang menunjukkan kedekatan Belanda dengan Indonesia.

Sebanyak 1500 Artafak milik Indonesia secara bertahap akan dikembalikan kepada pemerintah Indonesia. Berikut 4 benda penting milik Indonesia yang masih disimpan rapih di deretan museum-museum yang ada di Belanda :

1. Patung Ken Dedes, Patung Ganesha dan Anusapati:
Tahun 1818 seorang Belanda berhasil menemukan patung Ken Dedes di Jawa Timur dan memboyong patung ini menjadi salah satu koleksi kebanggaan museum di kota Leiden. Setelah melewati proses negosiasi panjang kedua negara, akhir tahun 1978 Belanda bersetuju untuk mengembalikan benda penting ini kepada Indonesia. Sedangkan patung Ganesha dan Anusapati hingga saat ini masih tersimpan rapih salah satu museum di kota Leiden, Belanda.

2. Prasasti Bersejarah: Sejumlah prasasti milik Indonesia tersebar di Belanda. Di antara benda bersejarah tersebut adalah prasati sangsang dan wujakana yang berada di Museum Tropen. Sedangkan prasasti Guntur berada di kota Rotterdam, dan masih terdapat sekitar 6 prasasti lainnya di Museum Leiden. Semua prasasti ini masih menjadi koleksi benda bersejarah penting bagi pemerintah Belanda. Masih banyak lagi bukti sejarah Indonesia yang diabadikan di museum Leiden.

3. Keris dan Senjata-Senjata Para Raja:
Keris “Singo Borang” merupakan salah satu peninggalan bersejarah milik pemerintahan Mataram yang juga menjadi koleksi bersejarah yang diabadikan pemerintahan Belanda.

4. Naskah Kuno Keraton Kasunanan Surakarta:
Konon cerita, naskah ini berisikan jejak sejarah peninggalan leluhur Keraton Surakarta yang hingga saat ini masih belum jelas bagaimana upaya pengembalian tersebut. Namun yang pasti, naskah kuno yang dimaksud memang mendiami salah satu museum yang ada di Belanda. Tak hanya itu,  mobil kuno milik sang raja yang dikatakan sebagai mobil pertama yang ada di Indonesia juga menjadi penghuni salah satu museum di Belanda.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top