Melirik Keindahan Masjid Tertua di Singapura

Melirik Keindahan Masjid Tertua di Singapura

Indonesiantoday: Singapura – Masjid Sultan merupakan salah satu mesjid tertua peninggalan kerajaan Ingris di singapura. Diperkirakan usia masjid ini sekitar 150 tahun. Demikian dijelaskan Zainal Abidin Omar Manajer Sultan Singapura.

“Masjid ini dikunjungi sekitar 600 pengunjung setiap hari, bahkan saat akhir pekan bisa mencapai 15 ribu pengunjung, jamaah dari Indonesia yang berangkat umroh selalu transit di masjid. Untuk itu kami kebersihan perlu menjaga kebersihan Masjid untuk kenyamanan jamaah beribadah,” ungkap Zainal saat ditemui indonesiantoday.id 22 Mei 2017.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat Ramadhan tiba di sekitar Masjid akan dibuka puluhan bazar halal food yang telah di-booking 3 bulan sebelum datangnya Ramadhan. Sedikitnya 600 takjil akan disediakan untuk jamaah yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Muhammad Alim salah seorang Voulentir Masjid mengakui ramainya jamaah dari berbagai suku bangsa yang berkunjung ke Masjid ini. Dijelaskannya juga, Masjid Sultan merupakan salah satu Masjid tertua dari 73 mesjid yang ada di Singapura. Konon cerita Masjid ini sejak dulunya telah dipakai sebagai tempat persinggahan calon jamaah haji yang ingin berangkat ke Makkah.

Melirik Keindahan Masjid Tertua di Singapura
Bagian Dalam Masjid Sultan (Sumber: http://sultanmosque.sg)

“Sebelum saya lahir Masjid ini sudah ada, hari ini pun cucu cicit saya menjadi jamaah Masjid ini. Saat Ramadhan tiba jamaah nya akan lebih ramai lagi. Dahulunya saat jamaah berangkat menggunakan kapal laut, semua jamaah termasuk Indonesia akan transit di Masjid ini sebelum melanjutkan perjalanan haji ke Makkah,” ungkap Muhammad Alim.

Pengakuan Muhammad Alim, saat ini Imam Masjid Sultan adalah anak muda asal Lombok yang sedang melanjutkan pendidikan di Institute Zuhri.

“Namanya Ulul Azmi, beliau baru saja dilantik sebagai imam Masjid Sultan, anak muda asal Lombok ini sudah tiga tahun terakhir tinggal di Singapura melanjutkan pendidikan,” pungkas Pria sederhana perawakan China yang sangat fasih berbahasa melayu.

Jamaah Masjid Sultan terdiri dari berbagai suku bangsa, diantaranya Melayu, Bugis, Jawa, China, Thamil dan India. Hampir 500 ribu umat Islam di Singapura dipastikan telah mengunjungi Masjid tua peninggalan Inggris yang telah dijadikan salah satu heritage oleh pemerintahan Singapura.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top