70 Warga Malaysia Ikuti Workshop Seni dan Budaya di KBRI KL

Pelatihan Seni dan Kebudayaan Indonesia

Indonesiantoday: Kuala Lumpur – Sebanyak 70 Warga Malaysia mengikuti Pelatihan Seni dan Kebudayaan Indonesia di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur selama 10 Pekan di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).  Pelatihan yang di resmikan pada 29 Juli 2017 ini mendapat respon sangat baik dari peserta.

Atdikbud KBRI Kuala Lumpur Prof. Ari Purbayanto menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai upaya memperkenalkan lebih mendalam lagi kekayaan kebudayaan Indonesia, dan sekaligus dalam usaha menjalankan misi kebudayaan Indonesia di Malaysia. Seluruh biaya pelatihan ditanggung oleh KBRI KL.

“Kegiatan ini sudah kali kedua kami selenggarakan, dan tahun ini jumlah peserta juga semakin bertambah dari tahun lalu. Tahun lalu tiga kelas kami buka, untuk tahun ini kami tambah satu kelas membatik, selain itu peserta juga sangat beragam, mulai dari pelajar, penggerak seni dan juga guru-guru sekolah di Malaysia,” ungkap Atdik pada saat peresmian kegiatan pelatihan seni dan kebudayaan di SIKL.

Dalam sambutannya Atdikbud juga menyampaikan informasi terkait peluang beasiswa kepada warga negara asing yang berminat untuk belajar seni dan kebudayaan Indonesia. Saat ini pemerintah Indonesia memberikan kesempatan kuliah gratis selama satu tahun disejumlah sekolah seni yang ada di Indonesia.

Pelatihan Seni dan Kebudayaan Indonesia

“Saat ini sudah ada 7 orang dari Malaysia yang mendapatkan peluang ini, kami akan upayakan untuk menambah kuoata beasiswa tersebut. Diantara sekolah seni yang ditunjuk adalah Institut Kesenian Yogyakarta Institut Seni bandung dan masih banyak lagi, kami berharap dengan kegiatan ini diharapkan agar hubungan kedua negara yang sudah terjalin baik dapat di pelihara dan semakin erat lagi.

Sementara itu Drs. Agustinus Suharto, Kepala Sekolah SIKL yang ditunjuk sebagai tuan rumah pelatihan ini sangat mendukung program yang dirancang Atdikbud dengan menugaskan guru kesenian di SIKL sebagai Tutor dalam pelatihan ini. Dengan pelatihan ini diharapkan akan semakin memperkaya pengetahuan masyarakat Malaysia dengan keragaman kebudayaan Indonesia.

Sebanyak empat orang guru ditugaskan sebagai Tutor dalam pelatihan ini. Masing-masing akan bertanggungjawab memberikan pelatihan lengkap dengan modul untuk masing-masing bidang kesenian yang akan diajarkan.

Pelatihan Seni dan Kebudayaan Indonesia

“Ada empat guru kesenian yang kami tugaskan, Pak Dadang guru Angklung, Pak Jamal guru Gamelan, Bu Aan guru Seni Tari dan Pak Andik guru membatik. Masing-masing akan mengajar selama 10 kali tatap muka,” jelas Kepala Sekolah.

Menurut rencana dalam acara penutupan bulan September mendatang, seluruh peserta akan menampilkan hasil pelatihan mereka bersama artis yang akan didatangkan langsung dari Indonesia.

Acara peresmian ini juga dihadiri Sekretaris Pertama Fungsi PENSOSBUD, guru pendamping peserta siswa peserta dari Sekolah Malaysia, yaitu: SM Sains Puteri; SMK Seri Bintang Utara; SM Saints Alam Shah; SK Setia Wangsa; Islamic International School; SK Bintang Utara & Aswara. Pelatihan akan diadakan setiap Sabtu dan Minggu, mulai 38 Juli 2017, hingga penutupan pada 6 September 2017, di salah satu panggung seni di Kuala Lumpur.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top