Cuaca Memburuk di India, KBRI New Delhi Mengimbau WNI Untuk Waspada

Cuaca Memburuk di India

Indonesiantoday: India – Udara yang memburuk akhir-akhir ini di sejumlah kota di India mengakibatkan keresahan pada masyakarat setempat dan menyebabkan dua dari tiga landasan pacu tidak dapat beroperasi sehingga terdapat 50 penerbangan di Bandara Internasional Indira Gandhi harus ditunda.

Selain itu, Pemerintah Delhi NCR telah meminta sekolah dasar di Delhi NCR untuk diliburkan hingga beberapa hari ke depan demi pertimbangan kesehatan.

“Kami akan mengevaluasi situasi setiap jam untuk melihat apakah penutupan sekolah perlu diperpanjang,” ucap Wakil Menteri Utama Delhi, Manish Sisodia, seperti dilansir dari AFP.

Bagi masyarakat Indonesia yang akan bepergian ke India, KBRI New Delhi mengimbau untuk memeriksa kualitas udara di tempat tujuan dan sedia masker atau obat-obatan lainnya sesuai keperluan.

Sehubungan dengan Indeks Kualitas Udara (Air Quality Index – AQI) di Delhi National Capital Region (NCR) dan beberapa kota lainnya di India yang mencapai tingkatan sangat buruk (400-500), KBRI New Dehi mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang ada di wilayah India dengan tingkat AQI yang memburuk untuk menghindari aktivitas di luar ruangan dan apabila ada keperluan untuk itu, dihimbau untuk menggunakan masker yang dapat menyaring partikel polutan berdiameter 2.5 mikrometer (PM 2.5) atau kurang.

Indeks Kualitas Udara yang dinilai baik adalah 0-50, memuaskan 51-100 dan sedang 101-200. Indeks di atas 200 tergolong buruk. Polusi udara yang buruk dapat memicu beberapa penyakit, termasuk alergi, batuk, infeksi mata, dan bahkan infeksi saluran pernapasan. Segera kunjungi klinik atau rumah sakit terdekat apabila mengalami gejala gangguan kesehatan akibat polusi udara ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan New Delhi sebagai ibukota dengan tingkat polusi tertinggi di dunia, lebih buruk daripada Beijing.

Untuk mengetahui informasi terkini mengenai indeks kualitas udara di kota-kota di India dapat dilihat di laman Central Pollution Control Board (CPCB), Ministry of Environment, Forest and Climate Change, India, di http://cpcb.nic.in.

Untuk keadaan darurat, nomor kontak KBRI New Delhi yang dapat dihubungi adalah +91 88265 90097 (nomor piket) dan atau e-mail: konsuler.newdelhi@kemlu.go.id

Agus Aufia salah seorang WNI yang memutuskan tidak keluar rumah untuk keselamatan putrinya.

“Polusi udara ini sangat berbahaya khususnya untuk anak-anak, orang dewasa saja sudah susah bernafas apa lagi anak-anak, pilihan terbaiknya memang diam dirumah menghindari resiko terkena polusi,” ungkap Agus.

Akibat polusi udara yang sangat buruk, selain gangguan pernafasan beberapa hari terakhir, sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi disebabkan jarak pandang yang sangat dekat. Kecelakaan beruntun yang terjadi disejumlah ruas jalan di kota New Delhi telah mengakibatkan puluhan kendaraan rusak parah.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top