Sleep Hygiene Solusi Tepat Atasi Masalah Tidur Anda

Sleep
Sumber foto dari duxiana.com

Indonesiantoday.id – Tidur menjadi sebuah kebutuhan fisik harian yang harus dipenuhi seseorang. Durasi tidur yang dibutuhkan masing-masing orang berbeda disesuaikan dengan umurnya. Seorang bayi bisa membutuhkan tidur sekitar 12-18 jam, anak 10-13 jam, remaja 8-9 jam, dan dewasa 6-7 jam per harinya.

Aktivitas tidur berfungsi untuk memperbaiki metabolisme yang ada dalam tubuh, sehingga apabila tubuh kurang tidur maka akan memengaruhi daya tahan tubuh dalam beraktifitas. Berkurangnya konsentrasi, pusing, badan kurang fit saat menjalani aktivitas keesokan harinya adalah reaksi normal bagi tubuh yang tidak cukup waktu tidurnya.

Beberapa penelitian juga mendapati kurangnya waktu tidur dapat memicu berbagai penyakit seperti diabetes, sakit jantung, maupun stroke. Semua penyakit ini terjadi karena adanya gangguan metabolisme dalam tubuh.

Seringkali penyebab kurangnya tidur ini diakibatkan karena insomnia dimana terjadi gangguan pola tidur saat malam hari. Insomnia ini bisa dibedakan menjadi early insomia (sulit memulai tidur), middle insomnia (terbangun beberapa kali di tengah-tengah tidur), dan juga late insomnia (bangun terlalu awal).

Menurut teori, early dan middle insomnia ini dikaitkan dengan kecemasan yang dialami seseorang sehingga menyebabkan sulit untuk memulai tidur. Sedangkan late insomnia terkait dengan kondisi depresi.

Selain hal di atas, sulitnya seseorang untuk tidur dikarenakan aktivitas dan kebiasaan kurang tepat yang dilakukan sebelum tidur. Beberapa hal tersebut di antaranya adalah aktivitas makan dan minum yang salah, bermain gadget atau menonton TV sebelum tidur, serta kondisi ruangan yang tidak diatur dengan baik untuk tidur.

Sleep hygiene adalah salah satu strategi mengatasi masalah gangguan waktu tidur, memastikan kondisi tubuh dalam keadaan bersih sebelum masuk waktu tidur akan dapat mengatasi insomnia. Bersih yang dimaksud tidak cukup dengan gosok gigi atau cuci tangan dan kaki sebelum tidur, tetapi memastikan suasana sebelum masuk waktu tidur bebas dan bersih dari gangguan yang mengancam kenyamanan tubuh yang dapat mengganggu kualitas tidur menjadi lebih baik dan nyenyak.

Tips Sleep Hygiene

– Batasi makan dan minum sebelum tidur. Seseorang yang makan makanan berat dengan porsi besar, makanan pedas, atau berkarbonasi sebelum tidur dapat mengalami gangguan pencernaan selama tidur berlangsung. Efek lain yang ditimbulkan apabila seseorang makan berat kemudian berbaring untuk tidur, makanan yang sudah sampai ke lambung dapat naik kembali ke tenggorokan sehingga terasa panas dan membangunkan kita saat tidur. Makanan dan minuman yang mengandung kafein juga dapat membuat seseorang terjaga di malam hari sehingga perlu dihindari.

– Batasi jam tidur siang. Tidur yang berlebihan di siang hari dapat mengakibatkan seseorang sulit untuk tidur di malam harinya. Tidur siang yang baik kurang lebih sekitar 30 menit.

– Jangan melakukan aktivitas bermain gadget atau mengerjakan suatu tugas dengan laptop di atas kasur. Pekerjaan yang masih perlu diselesaikan sebelum tidur harus diselesaikan di tempat yang berbeda, misalnya di meja belajar atau ruang kerja agar kasur yang kita gunakan benar-benar dikhususkan untuk aktivitas tidur saja.

– Ciptakan kondisi ruangan yang nyaman. Saat tidur, tubuh memproduksi hormon melatonin, hormon ini dapat meningkat jumlahnya apabila kondisi sekitar kita gelap. Ketika seseorang tidur malam dalam kondisi ruangan terang, tubuh menganggapnya sebagai kondisi seperti siang hari sehingga kadar hormon melatonin yang diproduksi tidak sebanyak saat kita tidur dalam ruangan gelap. TV pun tidak boleh menyala saat kita tidur.

– Mandi air hangat sebelum tidur dapat memacu timbulnya rasa kantuk karena adanya perubahan suhu tubuh dari hangat ke dingin.

– Minum susu sebelum tidur dapat menjadikan seseorang tidur lebih nyenyak karena adanya kandungan kalsium dalam susu tersebut.

– Hindari stress dan berdoa sebelum tidur.

Apabila dengan langkah-langkah sleep hygiene di atas sudah dilakukan secara rutin (setidaknya dicoba selama 5-7 hari) namun kualitas tidur kita belum membaik, silakan konsultasikan kepada dokter untuk dicari penyebabnya serta diberi penanganan yang lebih lanjut.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top