KBRI Kabul Jajaki Potensi Kerja Sama dengan Provinsi Nangarhar

KBRI Kabul
Suasana pertemuan dengan Wakil Gubernur Nangarhar, Mr. Abdullah Raqibi

Indonesiantoday.id: Kabul, Afghanistan – Duta Besar Indonesia untuk Kabul, Arief Rachman melakukan kunjungan pada tanggal 12-13 Januari 2018 ke Kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan. Kerja sama ini dijalankan untuk menjajaki potensi kerja sama Indonesia dengan negara ini.

Dalam kunjungan kerjanya, Dubes RI Kabul melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Nangarhar, Mr. Abdullah Raqibi, di Istana Gubernur. Pada pertemuan tersebut, hadir pula perwakilan dari Dewan Ulama Afghanistan, kementerian, sektor swasta dan media.

Duta Besar RI juga menyempatkan diri mengunjungi makam Ghazi Amanullah Khan, raja penguasa Afghanistan pada periode tahun 1919 hingga 1926.

Dubes RI Kabul juga bertemu dengan Kamar Dagang dan Industri Afghanistan asal Kota Jalalabad dan perwakilan pelaku usaha swasta lainnya. Kota Jalalabad atau bahkan Provinsi Nangarhar merupakan salah satu kawasan dengan kegiatan bisnis yang sangat aktif, khususnya bidang perdagangan, dikarenakan lokasi strategisnya yang berbatasan dengan Pakistan.

Pada pertemuan tersebut, Dubes RI Kabul mendorong pelaku bisnis asal Provinsi Nangarhar untuk secara aktif melakukan bisnis dengan pihak Indonesia. Duta Besar juga menerima beberapa masukan dari pelaku bisnis asal Nangarhar yang dimaksudkan guna meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara, khususnya terkait fasilitasi visa, transportasi udara dan tarif preferensial.

Kunjungan kerja yang berlangsung selama dua hari ditutup dengan kunjungan ke Universitas Nangarhar yang merupakan salah satu Universitas terbesar dan tertua di Afghanistan. Pada kunjungan tersebut, Dubes RI Kabul diterima oleh Rektor Universitas Nangarhar, Mr. Babrak Miakhil.

Pada pertemuan tersebut, Duta Besar mendiskusikan tentang peluang kerjasama antara Universitas Nangarhar dengan salah satu universitas negeri di Indonesia di berbagai bentuk kerjasama termasuk pemberian beasiswa, pertukaran mahasiswa, fellowship program, dan lain sebagainya.

Dubes RI Kabul juga berkesempatan mengunjungi dua fakultas di Universitas Nangarhar yakni Fakultas Bahasa dan Pertanian serta mengadakan dialog interaktif dengan para mahasiswa.

Setelah kunjungan ke universitas tersebut, Duta Besar RI Kabul bertemu dengan Gubernur Provinsi Nangarhar, Mr. Muhammad Gulab Mangal, di Istana Gubernur. Pada pertemuan tersebut, hadir pula perwakilan dari Dewan Provinsi Nangarhar, Dewan Ulama Afghanistan, tetua suku, dan sektor swasta.

Gubernur menyambut dengan hangat kedatangan Dubes RI Kabul ke Provinsi Nangarhar. Gubernur menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menunjukkan komitmen dan niat baik pemerintah dan rakyat Indonesia untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara.

Gubernur sangat berharap kunjungan tersebut dapat meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan dan investasi serta bidang pendidikan. Gubernur meminta pihak Indonesia untuk dapat membantu para pelaku bisnis asal Afghanistan dalam kemudahan pemberian visa kunjungan bisnis ke Indonesia. Gubernur juga berharap bahwa Indonesia dapat meningkatkan jumlah beasiswa yang diberikan bagi pelajar Afghanistan baik di tingkat Sarjana, Pasca Sarjana, maupun Doctoral.

Dubes RI Kabul menyampaikan bahwa Indonesia selalu berupaya untuk meningkatkan hubungannya dengan Afghanistan khususnya di bidang ekonomi, sosial budaya dan pembangunan perdamaian. Dubes menyampaikan bahwa hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia terhadap Afghanistan, dalam menciptakan perdamaian melalui kesejahteraan, pendidikan dan budaya.

Dubes RI Kabul menekankan bahwa untuk menciptakan kondisi yang lebih baik bagi Afghanistan, khususnya provinsi Nangarhar, seluruh pemangku kepentingan harus kerja Bersama terlepas dari latar belakang politik, ekonomi, status sosial, gender, maupun suku. Duta Besar mendorong seluruh pihak untuk menjadi solusi masalah bagi Afghanistan yang lebih baik.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top