KMNU Malaysia Gelar Ziarah Ulama Nusantara di Singapura dan Melaka

Ulama Nusantara
Rombongan Mahasiswa KMNU malaysia dalam Program Ziarah Ulama Nusantara (Foto: Dokumentasi KMNU)

Indonesiantoday.id: Singapura- 11 Maret 2018 kemarin, sekitar 80 orang mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Nahdatul Ulama menggelar kegiatan ziarah ulama nusantara di Singapura dan Melaka Malaysia.

Alfin Mubarok, salah seorang Dewan Pembina KMNU mengatakan, kegiatan ziarah ini bertujuan untuk memperkenalkan sejarah penyebaran Islam di tanah Melayu dan bagaimana tokoh ulama Islam dulunya menyebarkan Islam di nusantara.

“Fokus kita ada dua lokasi, pertama kita mengunjungi makam Habib Nuh Muhammad Alhabisy di Singapura dan dilanjutkan dengan ziarah ke malam Sultan Arifin, Sayyid Isma’il Bin Abdul Qodir Jailaniy di Pulau Batu Besar Melaka, kedua tokoh ini menyebarkan islam pada abad 15 dan 18,” terang Alfin.

Menurut Alfin, dua tokoh ulama ini sangat berpengaruh dalam penyebaran Islam di Nusantara termasuk di dalamnya Indonesia. Di harapkan dengan Ziarah ini mahasiswa Indonesia di Malaysia dapat belajar dari semangat tokoh besar ini menjadi sosok pribadi yang bermanfaat.

Ulama Nusantara

Menurut kisahnya, Ayah Habib Nuh, Habib Muhammad Al Habsyi berasal dari Hadramaut, Yaman. Ia bekerja sebagai pejabat istana di bawah Sultan Ahmad Tajuddin Halim Shah II. Kursi pemerintah Kedah kemudian di Kota Kuala Muda.

Ketika istrinya meninggal Habib Muhammad Al Habsyi menikah dengan Ku Pahmah, janda Syed Yassin Al Anggawi yang terbunuh di Limbong Kapal saat diserang Siam Kedah pada tahun 1821. Setelah menikah, keluarganya pindah ke Penang. Habib Noh juga memiliki saudara dengan nama Sharifah Aloyah keturunan yang saat ini masih berada di Penang.

Sekitar tahun 1819, Habib Nuh telah diundang ke Singapura oleh Habib Salim bin Abdullah Sumayr Ba. Saat itu Singapura berada dalam kekuasaan Inggris. Habib Noh tinggal di Singapura selama sekitar 50 tahun. Beberapa laporan menyebutkan bahwa ia tinggal di Kampung Kaji samping Masjid Al-Sultan. Namun Habib Nuh selama hidupnya juga sering berdakwah ke Johor Bahru dan negeri-negeri lain di Malaysia.

Ulama Nusantara
Foto bersama rombongan KMNU

“Meskipun ulama ini sudah pergi meninggalkan kita ratusan tahun silam, tetapi perjuangan mereka tetap dikenang. Di Malaysia sebenarnya ada 5 tokoh lainnya yang dikenal dengan para wali yang sangat berpengaruh dalam penyebaran islam Nusantara. Dalam ziarah kali ini kita fokuskan kepada 2 tokoh saja,” tambah Alfin saat dihubungi Indonesiantoday.id.

Sedangkan kisah Sultan Arifin adalah turunan ke 18 Nabi Muhammad SAW. Tokoh ini sampai ke Nusantara dan menyebarkan Islam pada 1495M. Sultan Arifin juga dikenal sebagai guru dari dua Wali Songo yang terkenal dengan penyebaran Islam di Pulau Jawa, yaitu Sunan Bonang dan Sunan Giri. Kedua Wali ini pernah datang untuk berguru di Pulau Besar Melaka. Sultan arifin juga dikenali sebagai Wali Lanang.

Sunan Giri dan Sunan Bonang membawa ilmu yang diperoleh dari Sultan Arifin pulang ke Pulau Jawa, lantas keduanya membuka pondok pesantren dengan tujuan penyebaran Islam di Pulau Jawa. Saat itu Pulau Jawa masih dikuasai oleh Kerajaan Majapahit yang menganut agama Hindu/Buddha.

Ulama Nusantara
Makam Habib Nuh di masjid itu singapura (Foto: dokumentasi KMNU)

Sementara itu Azka salah seorang panitia acara mengatakan, antusias pelajar muslim khususnya keluarga NU di Malaysia cukup besar dalam kegiatan ini. Awalnya hanya satu Bus dibuka pendaftaran, tetapi ternyata respon yang mendaftar melebihi kuota sehingga akhirnya kita buka dua kloter bus.

“Yang ikut kegiatan ini sangat beragam, dan panitia cukup kewalahan menerima respon dari peserta yang mendaftar, akhirnya kami sepakat memberangkatkan dua bus saja,” terang Azka.

Kegiatan ziarah yang diselenggarakan KMNU ini merupakan pertama kalinya digelar, melihat respon peserta yang sangat banyak kedepan direncanakan akan dibuat program serupa lainnya. Berharap dari kegiatan ini pemuda muslim Indonesia lebih mengenal sejarah perkembangan islam nusantara.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top