Melirik Kemudahan Kehidupan Muslim di China

Kebudayaan

Indonesiantoday.id: Beijing – Zahra Nur Asyifa adalah salah seorang Santri di Pondok Modern Al-Umanaa. Beberapa waktu lalu Zahra sempat berkunjung ke Beijing dalam kunjungan kebudayaan. Kemahiran Zahra berbahasa mandarin telah mengantarkannya ke Beijing, dan pengalaman ini diakuinya sangat berharga.

“Aku memang belajar di pondok semenjak SD, dan kebetulan pondok aku memang ada beberapa kelas bahasa. Dari sini lah minat belajar bahasa mandarinku mulai terasah. Sehingga akhirnya aku mahir berbahasa mandarin dan sampai ke negeri China,” ungkap Zahra saat ditemui Indonesiantoday.id 23/03/2018 kemarin.

Dijelaskan Zahra, kehidupan masyarakat Beijing yang sangat menghormati guru dan juga kemampuan masyarakat lokal mempertahankan kebudayaan masyarakat China adalah sesuatu yang patut ditiru. Dan kebudayaan masyarakat China ternyata sangat menghargai perbedaan.

“Saat itu aku satu-satunya muslim di rombongan yang berangkat dari Indonesia, tetapi tidak sedikitpun halangan buat aku untuk tetap menjalankan sholat. Di waktu-waktu sholat aku diberi kesempatan untuk sholat. Begitu juga dengan makanan, mereka mengingatkan aku mana saja makanan yang halal untuk dikonsumsi dan mana yang tidak. Pengalaman ini sangat berharga buat aku,” ungkap pelajar kelas 12 IPA Al- Umanaa ini.

Sementara itu, Mindjali AS. Ketua Pembina Yayasan Al Umanaa & Direktur Pondok Pesantren Modern Al Umanaa mengungkapkan, prestasi anak-anak adalah kebanggaan bagi Al-Umanaa. Dan pada masa yang sama, prestasi tersebut juga menjadi motivasi untuk mencetak peserta didik yang lebih baik di masa yang akan datang.

“Prinsip Al-Umanaa adalah kebahagiaan hidup di dunia & akhirat dapat diraih dengan memiliki aqidah tauhidullah, berakhlaqul karimah, berilmu (berwawasan luas), terampil, dan tentunya semua itu bisa diraih ketika anak-anak memiliki kesehatan yang prima,” ungkap Mindjali lebih lanjut.

Sebagai lembaga pendidikan yang berbasiskan Aqidah Islam, Al-Umanaa ingin tampil terdepan dalam mempersiapkan peserta didik yang siap menjadi generasi penerus bangsa yang mandiri untuk Indonesia lebih baik kedepannya.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top