Yuk..Intip Tips Mendapatkan Halal Food di Korea Selatan

Makanan halal

Indonesiantoday.id: Korea Selatan – Mencari makanan halal adalah hal yang sangat penting bagi muslim yang merantau keluar negeri, terutama ke negara yang mayoritas penduduknya non muslim.

Di korea ternyata tidak perlu datang ke restoran mahal untuk mendapatkan makanan halal. Tips utama yang perlu diperhatikan adalah dengan memastikan menu makanan apa saja yang dijual di restoran tersebut. Sebagian besar Indonesian muslim di Korea sudah hafal dengan tempat-tempat yang menjual makanan halal.

Menurut Nazla salah seorang Indonesia di Korea Selatan menjelaskan, khusus jajanan, biasanya yang paling aman adalah memilih menu gorengan seafood. Namun untuk lebih aman sebaiknya pilihlah warung jajanan yang hanya menjual seafood saja.

“Ini penting banget untuk menghindari agar tidak bercampurnya gorengan seafood yang dibeli dengan daging babi, karena cukup banyak pedagang gorengan seafood yang juga menjual daging di warung jajanan mereka,” terang Nazla.

Terdapat enam jenis makanan halal di Korea Selatan:

Kimbap, Sumber foto: misshangrypants.com

1. Kimbap.

Kimbap adalah nasi yang dibungkus dengan rumput laut yang sangat mudah ditemui di Korea. Biasanya kimbap ditambahkan dengan daging atau sayuran. Untuk Muslim, kita bisa memesan kimbab yang hanya berisi sayur sayuran. Hanya saja sebelum mencicipi kita perlu melihat lagi isi dari kimbab yang kita beli untuk memastikan. Kimbap juga makanan yang mudah dibuat dirumah sendiri dan praktis untuk dijadikan bekal ketika bepergian.

Bibimbap, Sumber foto: maangchi.com

2. Bibimbap.

Bibimbab adalah nasi campur khas korea dengan saos pedas yang sangat lezat. Bibimbap berisi nasi yang dicampur dengan sayur sayuran seperti wortel, toge, jamur putih, bayam serta daging dan telur. Saat membeli bibimbab, pastikan menu campurannya hanya berisikan sayuran dan telur. Cara yang lebih mudah kita bisa mengatakan bahwa kita vegetarian. Penataan sayur dan daging di bibimbab juga dipisah jadi sebelum mengaduk bibimbab kita bisa dengan mudah memastikan tidak ada daging di dalamnya.

Mie Udon, Sumber foto: diarysivika.com

3. Mie Udon.

Meskipun mie udon dikenal dengan Mie khas jepang, ternyata mie udon juga merupakan mie yang sangat mudah ditemukan di restoran sekitar korea. Tidak semua udon halal, akan tetapi kita bisa menemukan beberapa mie udon yang hanya dicampur seafood atau tahu. Mie Udon bisa dinikmati dengan kimci atau banchan (side dishes) lainnya yang terbuat dari sayur sayuran.

Jeongol

4. Aneka Ikan.

Ikan adalah menu makanan yang sangat aman bagi muslim. Kulinary di restoran seafood di Korea sangat beragam, salah satunya adalah ikan bakar. Ternyata di Korea tidak sulit mendapatkan restoran yang hanya menjual ikan. Kita bisa menikmati ikan bakar dengan soup telur khas Korea dan untuk menambah selera makan, menu ikan bakar bisa ditambahkan sayuran.

Salah satu jajanan yang ada di Korea Selatan Bungeoppang, Sumber foto: maangchi.com

5. Jajanan.

Begitu mudah bagi kita menemukan jajanan yang halal di Korea seperti cumi goreng, cumi bakar , gorengan dari seafood, odeng, kentang tornado, Bungeopang, hottok, kyeran gwaja (kue telur) dan topoki. Topoki adalah jajanan korea selatan yang bisa dibilang kesukaan orang Indonesia disini. Topoki dibuat dari beras dan diberikan saus merah yang pedas dan lezat.

Jajangmyeon, Sumber foto: maangchi.com

6. Jajangmyeon.

Jajanan ini terbuat dari bahan mie instan yang diolah bersama saus pasta kacang kedelai hitam. Tidak mudah menemukan jajangmyeon halal. Untuk pecinta kuliner di Indonesia pastinya penasaran rasa jajangmyeon sebenarnya di Korea. Membeli jajangmyeon di restoran Korea sangat tidak dianjurkan karena mengandung daging babi. Akan tetapi, Kita bisa menemukan jajangmyeon halal di nami Island. Nami Island yang terkenal dari film winter sonata juga merupakan tempat favorite Malaysian dan Indonesian. Disana kita bisa menemukan restoran halal, Asian Cusine, yang memiliki label halal dari Korea Muslim Federation. Tidak hanya jajangmyeon kita bisa mencoba makanan khas korea dengan sesuka hati kita.

Pada intinya untuk berjuang dengan tantangan halal haramnya makanan di negara non muslim yang paling penting adalah mencari informasi yang jelas dan lebih berhati-hati sebelum membeli dan memesan makanan. Meski berada jauh dari komunitas muslim, selama berusaha untuk mencari menu-menu halal akan ada banyak kemudahan dari Sang Pencipta.

Penulis: Nazla, Editor: Dewi.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top