Indonesia Membuka Peluang Pasar di Afrika dengan Kerjasama Preferential Trade Agreement Indonesia Tunisia

Presiden RI
Duta Besar RI untuk Tunisia Bapak Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti foto bersama Menteri Perdagangan Bapak Drs. Enggartiasto Lukita beserta segenap perwakilan perusahaan dari berbagai sektor perdagangan (Foto: Dok. Wisma Duta RI)

Indonesiantoday.id: Tunis – Minggu 24 Mei 2018, Duta Besar RI untuk Tunisia menyambut baik kunjungan kerja Menteri Perdagangan RI Drs. Enggartiasto Lukita untuk membuka peluang pasar Afrika melalui kerjasama perdagangan Indonesia dan Tunisia.

“Rancangan kerjasama ini disebut sebagai “Preferential Trade Agreement”. Melalui kunjungan kerja ini saya berharap dapat memenuhi permintaan Presiden Joko Widodo untuk membuka peluang pasar di kawasan Afrika guna meningkatkan perekonomian antar kedua negara,” Jelas Mendag dalam kunjungan kerjanya bersama sejumlah staf Menteri Luar Negeri kemarin.

Dalam sambutannya Menteri Perdagangan RI, Drs. Enggartiasto Lukita mengatakan, keseriusan Presiden RI untuk membuka pasar Afrika juga bertujuan untuk membuka peluang lapangan kerja bagi kedua negara. Dengan kerjasama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian antar kedua negara.

“Kita mengharapkan ada babak baru dalam hubungan bilateral Tunisia dan Indonesia pada tahun ini, mengikut Presiden RI. Kerjasama ini sekaligus menjadi kesempatan bagi diaspora di Tunisia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masing-masing negara,” ujar Enggartiasto.

Presiden RI
Menteri Perdagangan RI, Drs. Enggartiasto Lukita sedang menyampaikan kata sambutan di hadapan para WNI (Foto: Dok. Wisma Duta RI)

Menteri Perdagangan direncanakan akan menemui Perdana Menteri Tunisia Youssef Chahed dan beberapa kementerian di Tunisia pada Senin 25/06/18 diantaranya, Kementerian Pembangunan, Investasi dan Kerja Sama Internasional, Kementerian Industri dan UKM serta mengadakan pertemuan dengan Presiden Union Tunisienne de l’industrie, du Commerce et de l’Artisanat (UTICA) Samir Majoul.

Sementara itu, Duta Besar RI Tunisia Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti dalam sambutannya memberikan apresiasi untuk gerak cepat Menteri Perdagangan menyusun rencana kerjasama perdagangan ini. Pihaknya berharap agar peluang ini dapat diambil kesempatan oleh WNI di Tunisia.

“Diaspora Indonesia di Tunisia harus mengambil peluang kerjasama ini sebagai kesempatan memperkenalkan produk Indonesia di Tunisia, sehingga selain promosi produk diaspora Indonesia di Tunisia, WNI dapat mengambil peluang bisnis,” ujar Dubes di Wisma Duta semalam.

Kedatangan Menteri Perdagangan disambut di Wisma Duta RI Tunisia oleh sekitar 20 perwakilan perusahaan dari berbagai sektor perdagangan. Dalam kesempatan tersebut masyarakat Indonesia di Tunisia turut serta menyambut kedatangan Enggartiasto beserta rombongan.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top