Lulusan Sekolah Indonesia Davao Berpeluang Terima Beasiswa di Kampus Indonesia

Sekolah Indonesia

Indonesiantoday.id: Filipina – Lulusan Sekolah Indonesia Davao (SID) berpeluang lanjutkan pendidikan di sejumlah universitas di Indonesia dengan jalur beasiswa. Demikian disampaikan Galih Priya Kartika Perdhana Staf Teknis Imigrasi KJRI Davao.

“Banyak kampus yang bersedia memberikan beasiswa kepada anak-anak keturunan WNI di SID. Di antara kampus tersebut seperti Universitas Lambung Mangkurat, IAIN Surakarta, Piksi Ganesha,” pungkasnya.

Ditambahkan Galih, dengan adanya usaha KJRI mendaftar dan meregistrasi warga keturunan Indonesia, sebagian besar keturunan WNI akhirnya memiliki kejelasan status warga negara dan bisa mendapatkan visa.

“Dengan kejelasan status, anak-anak ini berpeluang melanjutkan pendidikan di Indonesia,” jelas Galih kepada Indonesiantoday 22/06/19.

Sementara itu, Pemerintah Filipina juga memberikan kemudahan dengan memberikan kesempatan sekolah dan bekerja bagi WNI dengan status Registered Indonesian Nationals (RINs) pemegang Special Non-Immigrant Visa di Mindanao City.

Menurut Galih, pemerintah Filipina memberikan kebebasan kepada anak-anak WNI jika memilih menetap di Davao.

“Kemudahan ini diberikan pasca diterbitkannya kesepakatan pemerintah Filipina dan Indonesia, melalui Department Circular No. 26 tahun 2018,”tambahnya.

Sekolah Indonesia
Lulusan Sekolah Indonesia di Davao

Dalam kesepakatan ini dituliskan mengenai izin tinggal WNI yang ingin menetap di Filipina harus terdaftar dan terkonfirmasi taraf kewarganegaraannya sebagai WNI. Dan izin tinggal akan diperpanjang setiap lima tahun.

Penerbitan visa jenis Special Non-Immigrant ini tidak dikenakan biaya. Saat ini telah tercatat sebanyak 19 WNI yang diterbitkan visa dengan jenis tersebut. Sebagian besar dari mereka adalah alumni Sekolah Indonesia Davao (SID) yang akan melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi di Indonesia dengan mekanisme beasiswa.

“Semenjak 2017 hingga saat ini tercatat sebanyak 21 pelajar SID yang mendapatkan beasiswa di berbagai universitas di Indonesia. Kami berharap, dengan mekanisme beasiswa ini akan mengembalikan rasa Indonesia anak-anak WNI keturunan yang besar di Davao dan akhirnya dapat menguatkan kembali semangat kebangsaan mereka,” jelas Galih penuh harap.
Kedepan diharapkan kedua Negara dapat menyelesaikan permasalahan terkait WNA keturunan yang ada di wilayahnya masing-masing.

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top