Gagal PTN Di Indonesia, Mahasiswi ini Lolos Masuk Universitas Turki!

Turki

Indonesiantoday.id Ankara – Pantang menyerah..! itulah kata yang tepat ditujukan pada gadis manis asal Padang Panjang Sumatera Barat Indonesia ini. Naura Arifa melanjutkan S1 nya di Ankara University Turki jurusan Statistika. Bukan hal yang mudah baginya untuk bisa menginjakkan kaki ke Ankara University yang terletak di Ibu Kota Turki.

Mahasiswi kelahiran 6 April 2004 ini berhasil lolos seleksi masuk Perguruan Tinggi di Turki setelah ditolak oleh beberapa PTN di Indonesia. Sebelum keterima di Turki, Naura sempat mendaftar ke Rusia, Jepang, dan Turki. Namun dari ketiga pilihan negara itu, ia berhasil lolos seleksi untuk melanjutkan studinya di Turki. Walaupun awalnya kedua orang tua Naura sempat tidak mengizinkan untuk melanjutkan studi ke luar negeri, tapi akhirnya Naura berhasil meyakinkan kedua orang tuanya itu.

“Aku bilang ke mereka, kalau aku punya mimpi untuk sukses di luar negeri dan bisa bawa nama Indonesia” tutur Naura saat diwawancarai pada 1 Desember 2021 lalu.

Saat ini Naura, tinggal di salah satu Apartemen di Turki bersama kedua temannya yang berasal dari Indonesia. Naura juga menemukan banyak teman baru dari negara-negara lain, seperti Kazakhstan, Jepang, India bahkan dari Turki itu sendiri dan menambah relasi sehingga bisa menambah nilai potensi diri.

Kini, Naura masih menjalankan kelas bahasanya selama satu tahun lamanya dan setelah kelas bahasanya selesai ia akan memulai perkuliahan normal seperti biasanya. Naura bercerita jika dirinya sangat menyukai sistem belajar di Turki, karena memiliki sistem belajar yang tidak menguras otak.

“Jadi di sini tuh enak banget belajarnya, 40 menit belajar 10 menitnya istirahat, nanti lanjut lagi belajarnya terus istirahat lagi. Aku suka sih sama metode belajarnya, karena mereka juga tau otak manusia gak bisa terus dipaksain untuk terus ON. Gurunya juga selalu nanya ke satu persatu murid kalau ada yang ga ngerti dijelasin ulang sampai ngerti. Bukan cuma itu, guru di sini juga bener-bener ngehargain dan selalu apresiasi muridnya. Kaya waktu itu, aku datengnya selalu pagi dan pertama terus guru aku tuh liat aku selalu dateng pagi, terus siangnya aku diajakin ke kantin sama guru aku dibeliin coklat, katanya ini reward buat aku karena aku selalu dateng pagi” Kata Naura.

Sebelum ia bisa beradaptasi seperti sekarang, siapa sangka jika Naura juga pernah mengalami shock culture pada saat awal tinggal di Turki. Shock culture pertama adalah ketika ia harus kemana-mana menggunakan bus bahkan harus jalan dengan jarak yang cukup jauh yang tidak pernah ia lakukan selama tinggal di Padang Panjang.

“Aku kaget banget waktu liat cewe Turki banyak banget yang ngerokok, bahkan guru aku sendiripun ngerokok. Mungkin kalo di Indo udah kena stigma negatif ya, tapi kalo di sini tuh udah biasa banget” Ucap Naura.

Turki
Suasana Belajar di Ankara University

Karena perbedaan madzhab yang sangat terlihat, Naura juga sempat terkejut karena melihat wanita turki sholat, yang hanya menggunakan pakaian yang digunakan saat itu, bahkan sholat memakai celana jeans tanpa memakai rok lagipun sudah biasa dilakukan di Turki. Tak hanya itu, bahkan keluar rumah di jam 11 malam pun masih bisa terbilang aman dan ramai di jalanan Ibu Kota Ankara.

“Di sini tuh minim banget kejahatannya, kalaupun ada langsung ditindak lanjutin sama kepolisian di sini dan lokasi itu akan ramai sama polisi selama beberapa hari” tutur Naura.

Shock culture terakhir aku itu adalah polisi, di sini tuh apa-apa selalu ngelibatin polisi. Bahkan ketika tetangga kamu berisik aja polisi bisa dateng ke rumah, jadi bukan tetangga sebelah rumah kamu yang negur tapi langsung polisinya yang dateng” Lanjut Naura.

Naura bercerita juga jika orang Turki sangatlah ramah. Beberapa waktu lalu saat Naura sedang berjalan, ia bertemu wanita paruh baya dan mencoba menyapa dengan salam dan senyuman, tapi wanita itu malah memberinya sepotong roti. Hal itu membuat Naura sangat bersyukur karena bisa melanjutkan studi di Turki dan bertemu orang-orang baik di sana yang bahkan dirinya sendiripun tidak menyangka akan bertemu orang sebaik mereka.

“Dimanapun kamu kuliah, sesusah apapun kamu berjuang tetaplah bersyukur karena tidak semua orang bisa berada di posisi kita” pesan Naura.

 

Feel free to share

Similar Articles

Leave a Reply

Top